Jumat, 26 September 2014

ANTARA KATANYA & NYATANYA, soal Pilkada, Ketok Palu

Akhirnya ketok palu sidang Paripurna bunyi juga, setelah ketok palu "diskor", lucu banget! Kesepakatan mengenai PILKADA hanya ada dua opsi, yakni Pilkada dipilih langsung oleh rakyat dan dipilih oleh Dewan terhormat DPR.

Want to know, what i feel? "Disappointed" makin bingung aspirasi rakyat yang mana yang sedang disuarakan oleh beberapa fraksi yang sepakat "Pilkada dipilih DPR".

Cuma bisa senyum aja (baca: Sinis) liat politik nya orang-orang yang katanya "Terhormat" itu. Kalo boleh saran, lima tahun kedepan rakyat gak usah diribetin dengan yang namanya "Pilih Caleg" yang notabene katanya "Wakil Rakyat". Mending slogan dari rakyat untuk rakyatnya diganti aja jadi dari caleg untuk caleg, InsyaAllah lebih pas, nah kalo kayak gini kan jadi bener-bener tidak menciderai cita-cita masyarakat Indonesia akan "Pemimpin Idaman"

Kalo Alasannya karena pemilihan secara langsung memakan biaya yang gak sedikit, trus apa kabar milih caleg?. Hayo kita itung-itungan, Kalo mau bicara biaya, matematika orang awam kayak saya ini juga jalan, contohnya kertas pilih kepala daerah, ingetkan kertasnya segede apa?, kalo kertasnya pilih caleg gimana? pasti ketawa kan kalo inget, udah kertasnya segede majalah dinding ditambah foto "Unknown". Jadi, Seribet-ribetnya Pilih Kepala Daerah, milih Caleg kayaknya lebih ribet. menjelang Pemilihan aja, cari simpati kemana-mana bicara soal Menyuarakan suara rakyat, udah dapet kursi lupa sama yang kasih kursi. Entah rakyat mana yang disuarakan?, Opzzz suara fraksi, mungkin.

Mungkin Dewan terhormatnya Merasa udah banyak habis uang untuk dapet kursi, dan harus segera mengembalikan uang yang dikeluarin, model kayak begini, bener-bener bikin saya gak tertarik ke dunia politik mampir aja ogah, NGERI! Ngeri mempertanggungjawabkannya dihadapan Allah swt. (Kayak ada yang mau ngajakin aja haha)

Yah, Meskipun demikian tetep ada legislatif yang bener-bener mengemban tanggung jawab sebagai wakil dari rakyat, walaupun persentasenya gak akan sebanyak yang punya kepentingan sendiri/kelompok.

Sekarang kita tau kan sebanyak apa legislatif yang sungguh-sungguh memperjuangkan kepentingan rakyat, kalau dalam sidang paripurna yang intinya DPR VS RAKYAT, karena yang punya suara adalah DPR jadi pemenangnya juga yah DPR, sebagai penyuara aspirasi Partai.

Salam hormat, saudara-saudara yang terhormat, ingatlah dunia hanya sementara, ingat Tuhan Maha Melihat, Bekerjalah sebaik-baiknya meski tak ada satu pun orang yang bisa melihat kebaikanmu! Yakinkan hatimu Allah pemberi segala kebaikan. salam juang!




Kamis, 14 Agustus 2014

Kado jemari untuk Jagoanku, Papa


Papa…
Engkau salah satu aktor terbaik dalam hidupku, setelah mama sebagai aktris terbaik
Bibir orang silahkan mencibir, tapi aku tahu Doa terbaikmu “Selalu” untuk anak-anakmu..

Tahukah Engkau pa, Engkaulah yang membuatku lebih kuat dari besi yang ditempa untuk siap jadi apapun

Mungkin banyak orang belajar dari Ayahnya yang;
Sangat bijaksana, patuh pada aturan, bahkan otoriter sebagai pemimpin/nahkoda yang benar-benar tau kemana arah keluarga dibawa..

Tapi Pa aku juga belajar dari Papa yang;
Lebih demokratis,galak tapi sesekali romantis, memilih jalur sendiri walau akhirnya kadang serba dilematis
Merasa lebih baik dipandang orang “buruk” daripada sibuk “carmuk”, yang penting Tuhan Maha tahu.. gitu kan pa.

Aku sungguh belajar juga dari sana…
Aku tidak menyesal jika engkau berbeda dari Ayah pada umumnya….
Aku ingin Papa tahu bahwa aku bersyukur, aku bisa benar-benar belajar dari apa yang papa lakukan, akibat yang harus ditanggung dan hikmah dibalik semua,kemudian belajar menerima keadaan dengan ikhlas"

Dan Kini papa tahu?
Anak gadis papa ini sekarang lebih plegmatis, belajar dari papa yang juga yang sekarang sudah jauh plegmatis
Anak  gadis papa yang kecilnya cengeng ini kini kuat dengan ujian yang Allah beri, In sya Allah
Tapi Anak gadis papa ini selalu butuh do'a-do’a mulia dari papa.. 
Do’akan aku terus ya pa, semoga kami bisa jadi anak-anak yang soleh untuk papa & mama
Papa diusia mu yang ke 56 ini, pertama kalinya aku menorehkan tulisan… Alhamdulillah masih diberi kesempatan.. terima kasih pa untuk semua perjuanganmu, maaf belum bisa membagi kebahagiaan pada papa

Tiga hari berlalu baru  bisa publikasi tulisan ini :( ,,, ora popo ya pa

Semoga putri sulung papa ini tahun depan sudah bisa kasih papa cucu yang soleh solehah ya pa, yang nanti jadi hafidz Qur’an… Amiin

Walau kita dari keluarga biasa… Terima kasih pa mengajarkan aku tidak jadi wanita yang materialistis, yang memilih pendamping hidup karena harta.

Semoga sehat terus ya pa, Allah mudahkan hidayah dan inayah pada papa, tambah umur tambah kebaikannya dan tambah amal dan ibadahny, dan tambah sabar. Semoga Allah wafatkan kita dalam khusnul khotimah dan dipertemukan kita disurga-Nya Allah.. Amiin Allahumma Amiin

Syukurku pada-MU sang sutradara, Allah Ya Qodir, jadikan kami ridho dengan segala skenario yang telah Engkau tulis di Kitab Lauh Mahfudz.. shalawat dan salam tercurah pada nabi besar Muhammad SAW yang telah membawa umat dari peradaban jahiliah menuju jalan Illahi

Minggu, 20 Januari 2013

Do'aku

Rabb..

Tumbuhkan rasa cinta yang suci karena -Mu diantara kami agar kuat akarnya untuk tujuan mulia
Izinkan ia yang membersamai masa depanku dan istiqomah dijalan-Mu
Izinkan ia yang menjadi imam disetiap sujudku pada-Mu kelak
Izinkan ia yang menjadi Penyejahtera hidupku, suami yang penuh kasih sayang dan setia pada yang benar

dan
izinkan aku yang membersamainya dalam berjuang di jalan-Mu
izinkan aku menjadi istri solehah baginya
izinkan aku yang menjadi penyejuk jiwanya, pengindah kehidupannya dan penyenang hatinya
izinkanlah agar Engkau titipkan keturunan kepada kami yang lahir dari rahimku

Jika Engkau jodohkan kami,
ikhlaskan hati kami untuk saling melengkapi kekurangan kami agar sempurna perjalanannya, ikhlaskan hati kami menerima semua masa lalu kami, kemudian langgengkan rasa cinta yang mulai tumbuh ini sampai ajal memisahkan dan Engkau pertemukan kami kembali di yaumul masr, bersama orang-orang yang kami cintai

jika tidak,
ikhlaskan hati kami melepas rasa ini
karena Engkau Ya Khobir, Yang Maha Mengetahui yang Tersembunyi
Engkau Ya Alim, Yang Maha Mengetahui
sesungguhnya ketentuan-Mu lebih baik dari harapan kami

Tak banyak kata yang terurai dalam bicara kita
hampir tak ada kebersamaan fisik yang lama
sekejap mata, selintas kata
keyakinan yang mewakili segala rasa
hanya do'a yang tiada putus
ku akhiri catatan ini dengan "Semoga, Amiin Ya Rabbal Alamin"

with Bm


Jumat, 13 Juli 2012

Hopeless dengan beritanya, tapi tetap Hopefully dengan Kekuasaan Allah SWT

Saat mengetahui kuota visa ribuan calon jamaah umroh ramadhan 1433 H belum bisa diterbitkan oleh Kedubes Arab Saudi di Indonesia, sampai sekarang Kedubes belum juga menjelaskan alasannya, sedangkan bulan ramadhan tinggal hitungan hari.

Memilih menyediakan sarana ibadah haji dan umroh sebagai pilihan bisnis sekaligus membantu melancarkan niat ibadah banyak muslim yang mampu menuju tanah suci ( Baitullah ) sebenarnya sangat tidak mudah.

Meskipun prosedur yang dijalankan sudah sesuai, tapi tetap ada probabiliti hambatan yang datangnya dari Pihak Eksternal yang terkadang tidak bisa diprediksi.

Tapi permasalahan semacam ini tentu pemecahan yang harus dicari pihak penyelenggara haji dan umroh, karena pada dasarnya calon jamaah tahunya mereka berangkat, dan sebagian calon jamaah tidak mau tahu apa penyebabnya. Meskipun demikian sebagian calon jamaah juga ada yang mengerti bahwa jika permasalahan semacam ini datangnya dari pihak eksternal tentu diluar jangkauan penyedia jasa, walaupun sudah ada koordinasi yang baik antara pihak internal (penyelenggara) dengan pihak eksternal (dalam hal ini kedubes).


Betul, bahwa sebelum memastikan perjalanan ibadah harus memastikan bahwa tempat calon jamaah mendaftar merupakan tour dan travel yang mendapat izin resmi Kementrian Agama, kemudian melengkapi semua persyaratan, dan dipastikan semua sudah sesuai dengan prosedur atau Standard Operational Procedure.

Namun demikian permasalahan eksternal tidak bisa langsung diatasi dengan mudah, karena kebijaksanaan dan tanggung jawab penerbitan visa adalah kekuasaan Kedutaaan Besar Arab Saudi di Indonesia.

Kurang lebih lima hari lagi, jika memungkinkan visa masih bisa diterbitkan maka harus dipercepat. Semoga Allah SWT memberikan kemudahan bagi hamba-hambanya yang akan menuju Baitullah khususnya tamu-tamu Allah SWT bulan Ramadhan 1433 H

Aamiin Ya Rabbal Alamin...






Senin, 20 Februari 2012

Wasiat Rosulullah kepada Sayidina Ali



Ali bin Abi Thalib r.a. berkata, "Rasulullah saw berwasiat kepadaku dengan sabda Baginda":

"Ya Ali! Tidak ada kefakiran yang lebih hebat daripada kebodohan. Tidak ada harta yang lebih berharga daripada aqal. Tidak ada kesepian yang lebih sunyi daripada ujub (rasa kagum pada diri sendiri). Tidak ada kekuatan yang lebih hebat daripada musyawarah. Tidak ada wara' yang lebih baik daripada menahan diri. Tidak ada keindahan selain akhlak dan tidak ada ibadah yang melebihi tafakur."

"Ya Ali! Segala sesuatu itu ada penyakitnya. Penyakit berkata-kata adalah bohong. Penyakit ilmu adalah lupa. Penyakit ibadah adalah riak. Penyakit akhlak adalah memuji diri sendiri. Penyakit pemurah adalah menyebut-nyebut pemberian. Penyakit bangsawan adalah merasa bangga. Penyakit malu adalah lemah. Penyakit mulia adalah menonjolkan diri. Penyakit kaya adalah kikir dan berlebih-lebihan, dan penyakit agama adalah hawa nafsu."

"Ya Ali! Perbanyaklah membaca Surah Yassin, karena dalam membacanya itu terdapat sepuluh macam keberkahan. Tidak ada orang yang membacanya waktu lapar atau puasa melainkan kenyang. Haus kecuali hilang hausnya. Tidak memiliki pakaian melainkan ia akan memperolehi pakaian. Merasa takut kecuali datang rasa aman. Dipenjarakan melainkan ia akan keluar dari penjara. Bujang melainkan ia akan menikah. Sewaktu musafir matanya menjadi terang dalam perjalanan. Tidak membacanya orang yang kehilangan sesuatu benda melainkan mendapatkannya kembali. Tidak dibacakan ia ke atas orang yang akan hampir ajalnya melainkan diringankan baginya. Barangsiapa yang membacanya di waktu subuh niscaya ia akan aman sehingga petang, dan barangsiapa yang membacanya di waktu petang niscaya ia akan berada di dalam keadaan aman sehinggalah waktu pagi."

"Ya Ali! Bacalah Surah Hammim Ad-Dukhaan pada malam Jum'at, niscaya Tuhan memberikan pengampunan kepadamu."

"Ya Ali! Bacalah Surah Hasyar niscaya engkau berkumpul pada hari kiamat dalam keadaan aman dari segala sesuatu."

"Ya Ali! Bacalah Surah Tabaraka dan As-Sajadah niscaya berkat keduanya engkau diselamatkan Allah swt dari bahaya hari kiamat."

"Ya Ali! Bacalah Surah Al-Ikhlas dalam keadaan engkau berwudhu, niscaya engkau akan diseru pada hari kiamat; Hai pemuji Tuhan! Bangkitlah, maka kemudian masuklah ke dalam syurga!"

"Ya Ali! Bacalah Surah Al-Baqarah, kerana sesungguhnya dengan membacanya itu membawa keberkahan, dan jika tidak mau membacanya membawa penyesalan."

"Ya Ali! Janganlah engkau bersetubuh dengan isterimu pada malam bulan sabit baru muncul, dan jangan pula pada pertengahan bulan, karena di khawatirkan anakmu akan cacat."

Aku (Ali) bertanya: Kenapa demikian ya Rasulullah? Jawab Baginda: "Karena Jin banyak mendatangi wanita-wanita pada malam tengah bulan dan pada malam Hilal (bulan sabit). Apakah engkau tidak perhatikan bahwa orang-orang gila itu boleh muncul penyakitnya kembali pada malam tengah bulan dan malam Hilal itu?

"Ya Ali! Jauhilah sengketa, karena ia akan menghapuskan amalan-amalan engkau."

"Ya Ali! Segeralah bersedekah, karena bala bencana itu tidak dapat melangkah mendahului sedekah."

 "Ya Ali! Jauhilah kemarahan, karena syaitan menguasai anak cucu Adam dalam keadaan ia marah."

"Ya Ali! Jauhilah olok-olok, karena hal itu akan menghilangkan kehebatan anak cucu Adam dan kesungguhannya."

" Ya Ali! Jauhilah riba, karena padanya terdapat enam perkara, tiga di dunia dan tiga di akhirat. Adapun tiga di dunia;
1. Ia akan cepat memusnahkan harta.
2. Ia akan melenyapkan kekayaan
3. Ia akan menghapuskan rezeki.
Adapun yang tiga di akhirat;
1. Ia akan membawa buruk perhitungan (hisab).
2. Ia akan membawa kemurkaan Allah swt.
3. Kekal di dalam neraka."

"Ya Ali! Cintailah fakir miskin, niscaya Allah akan cinta pula kepadamu."

"Ya Ali! Janganlah engkau membentak fakir miskin, niscaya engkau akan dibentak pula oleh Malaikat pada hari kiamat."

"Ya Ali! Janganlah engkau abaikan sedekah, kerana ia akan menolak kejahatan dari dirimu."

"Ya Ali! Keluarkan infak hartamu dan berikan kelapangan kepada keluargamu, dan janganlah khawatir terhadap Tuhan yang memiliki Arasy bahwa Ia akan menyediakan karunia-Nya terhadapmu."

"Ya Ali! Janganlah berdusta, kerana dusta itu menghitamkan muka. Bila seseorang sentiasa berdusta, dia akan dinamakan disisi Tuhan "si pendusta", dan bila dia benar maka akan dinamakan disisi Tuhan sebagai orang yang "benar" (siddiq). Sesungguhnya berdusta itu akan menjauhkan Iman.

"Ya Ali! Kuasailah lisanmu dan biasakanlah bicara yang baik, karena tidak ada yang lebih berbahaya bagi manusia pada hari kiamat melebihi ketajaman lisannya."
"Ya Ali! Jauhilah sifat dengki, kerana dengki itu memakan segala kebajikan sebagaimana api memakan kayu bakar".

(Hadis Riwayat At-Tirmidzi dan An-Nasa'i)

posted by:

Senin, 06 Februari 2012

Matahari merona hati ini berduka

Rabb...

Sungguh,

hamba lemah tanpa-Mu,
hamba bodoh tanpa-Mu,
hamba jiwa nan kosong tanpa-Mu,
hamba hati nan kusam tanpa-Mu,
hamba bukan siapa-siapa tanpa-Mu, dan
hamba bukan apa-apa tanpa-Mu.

hamba hanya insan biasa yang hanya bisa berharap pada-Mu yang satu
pada-Mu Yang Maha Besar
pada-Mu Yang Maha Kuat
pada-Mu Yang Maha Adil
pada-Mu Yang Maha Pengasih

Rabb,
Ampuni hamba dari banyak dosa yang telah hamba perbuat
Jika semua ini adalah hukuman dari-Mu

Jika bukan,
Kuatkan hamba dari beratnya ujian yang Engkau titipkan utk hamba selesaikan
Mudahkan hamba dari susahnya jalan yang Engkau takdirkan
tegarkan hati ini  dari pedihnya cobaan yang Engkau berikan

Jangan Engkau biarkan aku menghadapi semuanya tanpa pertolongan dari-MU Rabb...
Hamba yakin beban ini tak akan melebihi kemampuanku kan Rabb..

Rabb,
Jika jalan ini yang bisa memuliakan hamba dihadapan-Mu
Ikhlaskan hati, pikiran, dan jiwa hamba untuk menjalaninya


Jika hamba belum sekuat batu karang di lautan
paling tidak berikan hamba kekuatan untuk tetap bisa tersenyum..

Terima Kasih Rabb...

Betapapun berat yang harus ku hadapi, ternyata aku masih sangat beruntung
karena Engkau selalu ada, bahkan lebih dekat dr urat leherku sendiri..

Minggu, 05 Februari 2012

Repost: Waspadai 8 dosa lisan

Jika lisan adalah dua mata pisau, maka pergunakanlah lisan dengan sebaik-baiknya.

Lidah memang diciptakan oleh Allah tidak bertulang, agar manusia dapat berucap dengan sempurna. Akan tetapi sering sekali orang bilang “lidah memang tidak bertulang, wajar saja jika berbohong” Jika memang seperti itu adanya, bagaimana jika Allah menciptakan lidah dengan bertulang agar manusia tidak lagi berdusta?

Lisan merupakan karunia yang sangat 'mahal' dan vital bagi manusia. Tanpa lisan, barangkali hidup bagi manusia tiada artinya. Dengan lisan, manusia dapat mengenal rasa dan dapat berbicara dengan sesama.
Dengan lisan pula manusia dapat berkomunikasi tanpa mengalami kesusahan.

Selain itu, manusia bisa juga mulia dengan lisannya tersebut. Begitupun sebaliknya, manusia bisa hina karena lisannya. Hina, karena tidak bisa menggunakannya sesuai kehendak dan aturan-aturan yang ditetapkan penciptanya.

Banyak sekali hadits Rasulullah SAW. yang menganjurkan kita untuk selalu menjaga lisan. Bahkan Rasulullah juga sering mengecam orang yang tidak pandai menjaga lisannya.

Rasulullah pernah berpesan: ”Barang siapa yang diam (tidak banyak bicara) maka dia akan selamat” (H.R. At-Tarmizi).

Dalam hadits lain disebutkan, Al-Ma’shum Saw. juga pernah berwasiat: “Barang siapa yang bisa menjamin (keselamatan) antara dua rahangnya (lisan) dan dua kakinya (faraj) maka aku menjamin baginya surga” (H.R. Bukhari).

Lisan ibarat pisau bermata dua, bila digunakan pada hal-hal yang baik maka akan mendatangkan kemaslahatan (kebaikan). Namun sebaliknya, bila digunakan pada hal-hal yang buruk, kemudhratan pun akan mengiringinya.
Tidak hanya penyakit hati yang dapat menjangkit pada manusia, namun penyakit lisan pun dapat menjangkit pada manusia. Berikut diantaranya penyakit lisan yang harus dihindari:

1. Pembicaraan yang tidak Bermanfaat

“Salah satu tanda kesempurnaan Islam seseorang adalah meninggalkan yang tidak bermanfaat baginya” (H.R. At-Tarmizi).

Yang dimaksud dengan “tidak bermanfaat” dalam hadits tersebut antara lain, muncul melalui lisan seperti ghibah, fitnah, menggunjing, berbohong dll. Padahal, pembicaraan yang tidak berarti sama sekali hanya membuang-buang waktu, dan kelak akan dimintai pertanggungjawabannya di hadapan Allah SWT.

Banyak orang yang tidak mengetahui batasan-batasan perkataan yang bermanfaat ataupun tidak bermanfaat, sehingga mengakibatkan kebiasaan baginya. Pada akhirnya nanti, kebiasaan yang tidak diketahui baik-buruknya itu sulit untuk merubahnya.

Secara singkat mungkin bisa kita katakan bahwa batasan baik atau buruknya perkataan seorang adalah diamnya, tidak mengakibatkan celaka bagi orang lain dan tidak mengakibatkan rugi terhadap dirinya sendiri.

2. Perdebatan dan Pertengkaran

Perdebatan dan pertengkaran acapkali berbuntut pada perpecahan. Makanya, Rasulullah Saw. melarang umatnya yang suka perdebatan seraya bertutur:

“Tidaklah sesat suatu kaum (dahulu) setelah Allah menunjuki mereka, kecuali karena mereka suka berdebat atau bertengkar” (H.T. At-Tarmizi).

Dalam sabdanya yang lain, yang diriwayatkan oleh Abu Hurairah: “Tidak sempurna iman seorang hamba hingga dia meninggalkan pertikaian dan perdebatan walaupun dia dalam posisi benar” (H.R. Ibnu Abi ad-Dunya).

3. Suka Melaknat

Marah sering kali membawa seseorang lupa diri, sehingga kata-kata yang terucap dari kedua bibirnya mengakibatkan tidak terkendali.

4. Bercanda yang Berlebihan

Sejatinya canda itu lebih identik dilarang oleh Raulullah Saw. kecuali pada hal-hal yang sewajarnya.
Sabda Rasulullah: “Jangan kamu mendebat saudaramu dan jangan kamu mencandainya” (H.R. At-Tarmizi).

Artinya, canda terhadap sesama selama dalam batas-batas yang wajar tidaklah dilarang. Akan tetapi, yang sering terjadi ketika canda sudah melebihi batas, sehingga aib sesama tidak jarang terbongkar gara-gara canda yang berlebihan. Imbasnya, berbuntut pada putusnya hubungan silaturahmi bahkan teman bisa menjadi lawan hanya karena canda yang berlebihan.

5. Mengejek dan Mencemoohkan orang lain

Allah SWT. berfirman: “Hai orang-orang yang beriman, janganlah suatu kaum mengolok-olokkan kaum yang lain (karena) boleh jadi orang (yang diolok-olokkan) lebih baik dari mereka (yang mengolok-olokkan), dan jangan pula wanita-wanita (mengolok-olokkan) wanita-wanita lain, karena boleh jadi wanita-wanita (yang diperolok-olokkan) lebih baik dari wanita (yang mengolok-olokkan). (Q.S. Al-Hujurat: 11).

6.Ghibah (gosip)

Secara singkat, ghibah (gosip) bisa diartikan dengan menyebut atau menceritakan hal yang tidak baik dari pribadi seseorang. Sehingga, jika yang diceritakan mengetahuinya akan mnimbulkan permusuhan diantara keduanya. Biasanya, sesorang yang suka mengghibah tidak akan tenang jika melihat orang bahagia, senang dan gembira.

7.Namimah (mengadu domba)

Berbeda dengan namimah (adu domba), ghibah lebih kepada ingin melaga antara dua orang yang awalnya bersahabat akhirnya bermusuhan. Adu domba tidak saja dari perkataan, namun bisa juga dengan isyarat atau surat dsb.

Sabda Nabi Saw.”Tidakkah kamu ingin aku beritahukan orang yang paling jahat diantara kamu? Kata sahabat: “tentu wahai Rasulullah” kemudian nabi menyebutkan adu domba salah satunya.” (HR. Ahmad dari Abu Malik al-Asy’ari)

8.Memuji berlebihan

Adalah sifat manusia ingin selalu dipuji. Namun, terkadang yang memuji terlalu berlebihan sehingga sampai pada batas dusta. Pernah seorang sahabat memuji sahabat yang lain (dengan berlebihan), lalu Nabi Saw. mendengarnya seraya berkata ”Celakalah engkau, karena engkau (seolah-olah) telah memotong leher saudaramu, sekalipun dia senang mendengar apa yang kau ceritakan.”

Jika lisan adalah dua mata pisau, maka pergunakanlah lisan dengan sebaik-baiknya jangan sampai ada hati yang tersayat oleh ucapan kita, jangan sampai ada hati yang terluka karena perkataan kita.

Semoga Bermanfaat.


SEBARKAN Catatan ini ke teman anda jika menurut anda bermanfaat........

Referensi: Berbagai sumber
Author : PercikanIman.ORG
Shared By Catatan Catatan Islami Pages